Kamis, 19 Februari 2009

Simpel dan Kontrol

kadang-kadang kita dihadapkan pada suatu kompleksitas yang sebenarnya kalo kita lihat secara lebih luas dibuat oleh karena perspepsi kita. Mindset kita sendiri yang membelenggu kita sehingga kita sendiri yang merupakan sumber masalah tersebut.

Mengetahui masalah secara benar sebenarnya telah menyelesaikan 50% dari masalah itu sendiri. Kadang-kadang kita tidak secara sadar menyelesaikan masalah malah membikin masalah baru karena sebenarnya kita tidak tahu masalahnya secara benar.

Perumusan masalah sendiri tidaklah mudah, kadang-kadang kita tidak berani melihat lebih keluar lagi atau thinking out of box dari mindset kita sendiri yang kita bentuk sendiri atau dibentuk oleh Lingkungan sekitar. Orang yang bijak akan senantiasa melihat lebih keluar dari masalah yang dihadapinya, sehingga dia dapat menyelesaikan masalah secara simple tidak komplek namun tetap dalam kontrol yang bersangkutan, karena dia telah melihat masalah dan risiko yang berkaitan dengan pengambilan keputusan yang dibuat.

Lebih baik menjadikan solusi menjadi simple (dengan melihat esensi masalah) dalam takaran control resiko yang bisa kita tolerir.

Batam, 19 Feb 2009

Menjadi Diri Sendiri (My Way)

Pada saat mengikuti training management pas di USA, teringat salah satu komen dari rekan menyatakan bahwa hal yang terpenting dari hidup ini adalah bisa menjadi diri sendiri. Ditengah terombang ambingnya perekonomian dunia, dunia politik yang mengarah pada politik praktis yang berdampak pada "politik bisnis", pergeseran sosial culture yang terjadi di Masyarakat, maka perlu adanya suatu sikap dari masing-masing Individu.

"My Way" adalah istilah yang mungkin bisa dikatakan tepat dalam menghadapi perubahan ini, dan memanage ekpetasi kita yang semakin tidak tak terbatas. Pada saat kita bisa berjalan dengan jalan kita sendiri atau My Way, maka kita memiliki sikap terhadap setiap perubahan atau keterombang-ambingnya ketidakpastian yang pasti akan terjadi.

Menjadi diri kita berarti kita telah secara sadar melihat dari sisi internal capability kita dan juga ekternal yang menjadi pressure terhadap ketidakmampuan kita sendiri. Dengan menjadi diri kita memakai jalan kita (my way) berarti pula kita telah memanage ekpektasi kita. sehingga kita bisa menjadikan hidup ini sebagai pilihan kita bukan pilihan orang lain, masyarakat sekitar ataupun dunia lain yang membelenggu kita....